Geosejarah

———————————–

Geologi sejarah adalah  uraian tentang kronologi kejadian batuan-batuan yang terdapat di bumi berdasarkan dalam ruang dan waktu. Untuk mempelajari geologi lebih dalam, maka para geologist dapat mempelajari pada :

  1. Sejarah Cekungan adalah suatu uraian tentang sejarah sedimentasi batuan-batuan yang ada dan diendapkan di dalam cekungan. Sejarah sedimentasi suatu cekungan dapat berupa perulangan dari proses transgresi dan regresi dari endapan batuannya dalam rentang waktu geologi tertentu.
  2. Sejarah Tektonik adalah uraian tentang sejarah kejadian tektonik dalam suatu cekungan yang menyangkut orogenesa (pembentukan pegunungan: perlipatan, pensesaran, dan atau aktivitas magmatis) yang melibatkan batuan-batuan yang ada dalam suatu cekungan.
  3. Sejarah Bentangalam adalah uraian tentang sejarah perkembangan bentuk bentangalam dalam suatu cekungan, yang terdiri dari proses-proses geomorfologi (pelapukan, erosi, sedimentasi), stadia erosi dan jentera (stadia) geomorfologi.

Skala Waktu Geologi

Disusun menjadi beberapa unit menurut peristiwa yang terjadi pada tiap periode. Masing-masing zaman pada skala waktu biasanya ditandai dengan peristiwa besar geologi atau paleontologi, seperti kepunahan massal. Skala waktu geologi digunakan oleh para ahli geologi dan ilmuwan lain untuk menjelaskan waktu dan hubungan antar peristiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi. Berikut ini adalah tabel skala waktu geologi :

Skala Waktu Geologi (Sumber : Panduan Geologi Detaser di UNIPA Oleh Prof.Ir.Sukandarrumidi, tahun 2006)

Skala Waktu Geologi (Sumber : Panduan Geologi Detaser di UNIPA Oleh Prof.Ir.Sukandarrumidi, tahun 2006)

Masa Arkeozoikum yaitu di mana belum ada tanda-tanda hidup (organisme), pada kurun itu merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrorfer dan Atmosfer.

Masa Proterozoikum, dimana awal munculnya organism yang sangat sederhana dan merupakan awal terbentuknya hidrosfir dan atmosfir. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua Jadi pada kurun ini sering disebut ada zaman prakambrium

Masa Paleozoikum ini berlangsung pada kurang lebih 542 sampai 251 juta tahun yang lalu, dan dibagi menjadi enam periode, berturut-turut dari yang paling tua: Kambrium, Ordovisium, Silur, Devon, Karbon, dan Perm. (Paleozoikum berasal dari bahasa Yunani, yaitu paleo, yang artinya “tua/purba” dan zoion, yang artinya “hewan”, dengan demikian paleozoikum mengacu pada “kehidupan organisme purba”.

Masa Mesozoikum berasal dari bahasa Yunani, yaitu: meso artinya “antara” dan zoon, yang artinya “hewan” dengan demikian mesozoikum berarti “hewan pertengahan”. Kurun Mesozoikum adalah salah satu dari tiga kurun pada masa. Jadi zaman ini dibagi beberapa periode,yaitu : Triasic, Jurasic dan Cretaceous  (zaman Kapur).

Masa Kenozoikum dari bahasa Yunani, yaitu: kainos, yang artinya “baru,” jadi pada zaman ini dibagi dua subzaman,yaitu:

  1. Submasa Tersier : Eosen,Oligosen,miosen dan pliosen : Hewan karnivora berkembang dan Mamalia berkembang
  2. Subzaman Kuarter : Pleistocen ( Manusia Purba muncul pada zaman es) dan resen (Manusia modern)

——————— 0O0 ——————-

Oleh : Demianus Nawipa Alumni Geo Unipa 007

3 Responses to Geosejarah

  1. admin says:

    WCRTEXTAREATESTINPUT9274719

    Like

  2. admin says:

    WCRTEXTAREATESTINPUT3483629

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s