Lima Syarat Jokowi & Usulan Pemerintah Propinsi Papua Terkait Perpanjangan KK.PT.Freeport Indonesia

Penulis : Demianus Nawipa

I. Lima Syarat Perpanjangan KK P.T.Freeport Indonesia Oleh Presiden Jokowi

Jakarta, Menurut berita kadata.co.id, pada hari Jumat (16/10/2015), jam 19:31 waktu indonesia barat. Presiden pernah menegaskan pemerintah belum sepakat untuk memperpanjang kontrak karya PT.Freeport Indonesia. Maka, Jokowi menetapkan 5 syarat perlu dipenuhi terlebih dahulu oleh Freeport untuk bisa memperpanjang kontraknya.

Ke-5 syarat yang diminta oleh pemerintah kepada P.T.Freeport indonesia itu adalah sebagai berikut :

Pertama, adalah perpanjangan kontrak baru bisa dilakukan dua tahun sebelum kontraknya habis. Ini sesuai ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2014. Perusahaan asal Amerika Serikat ini baru bisa mengajukan perpanjangan kontrak pada 2019.

Kedua, adalah adalah terkait penggunaan barang dan jasa yang digunakan Freeport dalam kegiatan operasinya. Dia meminta Freeport untuk meningkatkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri (local content). Ini merupakan salah satu poin yang termasuk dalam renegosiasi kontrak pertambangan.

Ketiga, adalah terkait divestasi saham Freeport Indonesia untuk dalam negeri.  Jokowi belum bisa memutuskan apakah Freeport harus melepas sahamnya lewat pasar modal, atau melalui mekanisme lain. Dia masih menunggu rekomendasi dari Tim Pembangunan Papua.

Keempat, adalah meningkatkan pembayaran royalti khususnya untuk tiga komoditas tambangnya, yakni tembaga, emas, dan perak. Pemerintah menetapkan royalti tembaga naik dari 3,5 persen menjadi 4 persen. Royalti emas dari 1 persen menjadi 3,75 persen dan perak dari 1 persen menjadi 3,25 persen.

Kelima, adalah Freeport wajib membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter). “Kami minta yang lima (syarat) tadi pada Freeport. Tapi untuk memperpanjang dan tidaknya, itu nanti sebelum 2021.

II. Usulan Pemerintah Propinsi Papua Terkait Perpanjangan KK.PT.Freeport Indonesia

Perusahaan PT.Freeport Indonesia, yang dibackup oleh Freeport.MacMoran yang berbasis di Amerika itu, hadir di tanah Amugsa (Timika) Papua sejak tahu 1967, yang ditanda tangani oleh Seorang Presedium namanya Soeharto menjadi Kontrak Karya Pertama.

Dengan adanya keberadaan P.T.Freeport di Propinsi Papua, dan terletak di Timika pegunungan tengah Papua. Maka, Pemerintah Propinsi Papua pernah usulkan ke pemerintah pusat (jakarta) melalui media elektronik dan media cetak serta secara langsung oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, adalah sebagai berikut :

1. Kantor PT.Freeport harus pusatkan di Papua,

2. Smelter harus bangun di Papua,

3. Presdir P.T.Freeport Indonesia, harus putra asli Papua,

Ketiga poin ini, sebagai usulan dari pemerintah propinsi Papua, agar dengan adanya hasil kekayaan alam yaitu emas, tembaga dan perak yang diambil oleh negara amerika itu, dapat dinikamti baik oleh orang indonesia sendiri, lebih khususnya orang asli Papua. Tetapi sayangnya itu, ketiga usulan ini, sampai saat ini belum dilihat respon yang pasti atau titik terangnya. Hanya saat ini, yang agak serius perjuangkan oleh putra daerah Papua adalah Pada poin ke-3, yaitu :Presdir PT.Freeport harus orang asli Papua.

III. Siapa Putra Daerah Papua Yang Cocok Menjadi Presdir PT.Freeport Indonesia ?

Terkait dengan jabatan Presdir P.T.Freeport Indonesia, itu gubernur Papua, Lukas Enembe sangat sejutu, bahwa “Jabatan Itu Harus Duduki” Putra asli Papua. Tetapi, menurutnya, sedang lakukan seleksi bahwa siapa dia yang layak menjadi Presdir P.T.Freeport Indonesia.

Gubernur Papua juga, menyatakan saat ini sedang siapkan beberapa nama sebagai calon Presdir P.T.Freeport Indonesia, tetapi belum ada yang masukan syaratnya. Gubernur juga menambahkan nama-nama calon yang nanti diusulkan ke pemerintah pusat itu, memiliki kapasitas dan potensi untuk menduduki jabatan Presdir PT Freeport Indonesia.

Berikut ini adalah banyak balon yang sedang dipromosikan melalui, media online bahwa, kami siap menjadi Presdir P.T.Freeport Indonesia, nama-nama yang sering muncul di media itu adalah; Mikael Manufandu, Silas Natkime, Frans Pigome dan Usulan dari karyawan 7 suku namanya belum disebutkan.

Baleo Dukungan Bapak Frans Pigome Menjadi Presdir PT.Freeport Indonesia

Baleo Dukungan Bapak Frans Pigome Menjadi Presdir PT.Freeport Indonesia

Tetapi, kami mengikuti yang sedang didukung oleh berbagai kalangan, baik itu mahasiswa, gereja, LSM dan organisasi sosial adalah Bapak Frans Pigome, yang layak menjadi Presdir P.T.Freeport Indonesia.

Organisasi yang sedang didukung kepada Bapak Frans Pigome adalah; Ikatan Mahasiswa Papua Sekolah Tinggi Nasional Yogyakarta (IMPA-STNAS), Sahabat Frans Pigome, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI),  Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Perhimpunan Mahsiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMMII), Elsham Papua, Mahasiswa Teknik Papua, Ikatan Mahasiswa Papua Surabaya, Ikatan Mahsiswa Bali,dan masih banyak lagi.

Maka, dengan adanya dukungan yang lebih banyak kepada Bapak Frans Pigome menjadi Presdir P.T.Freeport Indonesia, dan para pendukung melihat bahwa kapasitas Frans sangat layak menjadi o1 P.T.Freeport Indonesia. Beliau adalah Putra daerah yang berhak menjadi Presdir PT.FI, sebab berasal dari kawasan PT.Freeport Indonesia bagian barat. Beliau juga sebagai karyawan tetap P.T.FI dan ketua TONGGOI Papua. Beliau lagi, sedang kerja di P.T.Freeport di Amerika sambil Kuliah Paskah Sarjananya.

Berikut ini adalah foto dukungan dari berbagai kalangan untuk Bapak Frans Pigome menjadi Presdir P.T.Freeport Indonesia :

____________________________________

Penulis adalah Mahasiswa Teknik Geologi Dari Papua Yang Kuliah di Yogyakarta

Pustaka :

[1] (baca : http://katadata.co.id/berita/2015/10/16/perpanjangan-kontrak-freeport-jokowi-minta-5-syarat), dikopy pada 19/5/2016

[2] (baca : http://www.antaranews.com/berita/545806/pemprov-papua-seleksi-calon-presdir-freeport), dikopy pada 19/5/2016

[3] (baca : http://www.wartaplus.com/2016/05/17/kelompok-cipayung-dukung-frans-pigome-presdir-pt-freeport-indonesia.html), dikopy pada 19/5/2016

[4] (baca : http://sahabatfranspigome.blogspot.co.id/). dikopy pada 19/5/2016

[5] (baca : http://www.suara.com/bisnis/2014/12/14/202532/sudah-saatnya-freeport-dipimpin-oleh-orang-asli-papua), dikopy pada 19/5/2016

Comments are closed.